LPPM Universitas Labuhanbatu Gelar Pembekalan KKN Reguler 2026 bagi Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan

Rantauprapat — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Labuhanbatu menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026 selama tiga hari, pada Senin–Rabu, 3–5 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengusung tema “Sinergi Inovasi untuk Masyarakat Cerdas, Mandiri, dan Berdampak.”

Pembekalan dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan sebelum menjalankan program KKN di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun dan melaksanakan program kerja yang relevan dengan kebutuhan desa serta sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Sementara itu, pembekalan bagi dosen bertujuan memperkuat pemahaman dan kesiapan dosen dalam membimbing, mengarahkan, serta mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

Kegiatan pembekalan diawali dengan kata sambutan Ketua LPPM Universitas Labuhanbatu, Prof. Dr. Novilda Elizabeth Mustamu, M.Si. Dalam sambutannya, Ketua LPPM menekankan pentingnya kolaborasi, inovasi, dan tanggung jawab akademik dalam pelaksanaan KKN. Program yang dirancang mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pada hari pertama, Senin, 3 Agustus 2026, pembekalan diikuti oleh mahasiswa peserta KKN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Hukum. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Labuhanbatu. Adapun pembekalan hari kedua, Selasa, 4 Agustus 2026, diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Labuhanbatu. Jadwal pembekalan mahasiswa tersebut sesuai dengan undangan resmi LPPM Universitas Labuhanbatu.

Pembekalan mahasiswa menghadirkan Rahma Muti’ah, S.Psi., M.Psi. sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, narasumber memberikan penguatan kepada mahasiswa mengenai kesiapan diri dalam berinteraksi dengan masyarakat, membangun komunikasi yang efektif, bekerja dalam tim, memahami kondisi sosial, serta menyusun program yang sesuai dengan potensi dan permasalahan di lokasi KKN.

Mahasiswa juga diarahkan untuk menjaga etika, nama baik universitas, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama berada di tengah masyarakat. Kemampuan beradaptasi dan membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program KKN.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada hari ketiga, Rabu, 5 Agustus 2026, dengan pembekalan khusus bagi seluruh Dosen Pembimbing Lapangan KKN Reguler Tahun 2026. Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Labuhanbatu dan menghadirkan Prof. Dr. Sofyan Sjaf, S.Pt., M.Si. dari Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai narasumber.

Pada sesi pembekalan dosen, narasumber memberikan penguatan mengenai peran strategis Dosen Pembimbing Lapangan dalam mengarahkan mahasiswa, mengawal pelaksanaan program, membangun koordinasi dengan pihak desa, serta memastikan kegiatan KKN dapat memberikan dampak yang terukur. Dosen pembimbing juga diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk mengembangkan program yang inovatif, realistis, partisipatif, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Melalui penyelenggaraan pembekalan ini, LPPM Universitas Labuhanbatu berharap seluruh mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan memiliki pemahaman, kesiapan, serta komitmen yang sama dalam melaksanakan KKN Reguler Tahun 2026. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menghasilkan berbagai program pengabdian yang mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, mandiri, dan berdaya.

Tinggalkan Balasan